"SELAMAT DATANG DI TIM PAK SMA N 1 GRINGSING, RUANG UNTUK BELAJAR DAN BERBAGI INFO TENTANG SEMUA HAL YANG BERKAITAN DENGAN PENETAPAN ANGKA KREDIT GURU "

LATIHAN SOAL ASAS MATEMATIKA LANJUT KELAS XII SEMESTER 1 2024

COMPETITION VS COOPERATION

🍀 💕 COMPETITION vs COOPERATION !!! 💕 🍀 Bagus untuk anak-anak (& cucu-cucu ) Jumat lalu kedua anak saya menerima "Report Card ' dari sekolahnya Ronald Reagan Elementary School. Di Indonesia disebut rapot. Melihat keduanya mendapat nilai-nilai yang sangat bagus sementara tidak tercantum info tentang rangking, saya tergoda bertanya ke salah satu gurunya. “Anak saya ranking berapa, Ms. Batey ???" “Kenapa Anda orang Asia selalu nanya gitu ???", jawabnya. (Weleh, salah apa ane gan, batin saya.) “Anda sangat suka sekali berkompetisi. Di level anak Anda, tidak ada rangking2an. Tidak ada kompetisi. Kami mengajari mereka tentang cooperation alias kerjasama. Mereka harus bisa bekerja dalam team work dan mereka harus bisa cepat ber sosialisasi dan beradaptasi. Mereka harus punya banyak teman. Lebih penting bagi kami untuk mengajari mereka story telling dan bagaimana mengungkapkan isi pikiran dalam bahasa yang terstruktur dan sistematis. Kami mengajari mereka logika dalam setiap kalimat yang mereka ucapkan.” (Dari sini rupanya kenapa temen2 saya di kantor mentalnya ”How can I help you”, hampir ga pernah saya liat jegal-jegalan. .. di US, hampir semua profesi mendapatkan penghasilan yang layak, tidak harus semua jadi “dokter” seperti di Indonesia.. Semua orang boleh mencari penghidupan sesuai passionnya, sehingga semua bidang kehidupan sangat berkembang maju karena diisi orang2 yang bekerja dengan gairah Weleh…saya jadi ingat, memang pendidikan di negeri saya sangat kompetitif. Banyak orangtua yang narsis memajang prestasi anak-anaknya di sosmed. Tanpa disadari sebagian dari mereka nanti akan tumbuh menjadi orang-orang yang terlalu suka berkompetisi ! dan lupa bekerjasama !

1 D1 0 T

PELAJARAN HIDUP

Cerita Berantai yang Fatal


1. Sehabis pulang dari sawah kerbau rebahan di kandang dengan wajah cape dan nafas yang berat. Datanglah seekor anjing. Kerbau lalu berucap, "Aah teman lama, saya sungguh cape dan besok ingin istirahat sehari."


2. Anjing pergi dan jumpa kucing di sudut tembok, dan berkata, "Tadi saya jumpa kerbau dan dia besok ingin istirahat dulu...sudah sepantasnya...sebab boss kasih kerjaan terlalu berat."


3. Kucing lalu cerita kepada kambing dan berkata, "Kerbau komplain boss kasih kerja terlalu banyak dan berat. Besok tidak mau kerja lagi." 


4. Kambing jumpa ayam dan berucap, "Kerbau tidak senang bekerja untuk boss lagi, sebab mungkin ada boss lain yang lebih baik." 


5. Ayam jumpa monyet dan berkata, "Kerbau tak akan kerja untuk bossnya dan ingin mencari kerja di tempat boss yang lain." 


6. Saat makan malam monyet jumpa boss dan berkata, "Boss, si kerbau akhir-akhir ini telah berubah sifatnya dan ingin meninggalkan boss untuk kerja dgn boss lain." 


7. Mendengar ucapan monyet, boss marah besar dan membunuh si kerbau karena dinilai telah berkhianat kepadanya.


Ucapan asli kerbau: SAYA SUNGGUH CAPE & BESOK INGIN ISTIRAHAT SEHARI DENGAN BAIK.


Lewat beberapa teman akhirnya ucapan ini sampai kepada boss dan pernyataan kerbau telah berubah menjadi: Si Kerbau akhir-akhir ini telah berubah sifatnya dan ingin meninggalkan bos untuk kerja dengan boss lain.


Sangat baik untuk disimak:


1. Ada kalanya suatu ucapan harus berhenti sampai telinga kita saja. Tidak perlu diteruskan ke orang lain.


2. Jangan percaya begitu saja apa yang dikatakan orang lain walaupun itu orang terdekat kita. Kita perlu check and recheck kebenarannya sebelum bertindak.


3. Kebiasaan meneruskan perkataan orang lain dengan kecenderungan menambahi/mengurangi bahkan menggantinya berdasar persepsi sendiri bisa berakibat fatal.


4. Bila ragu akan ucapan seseorang, yang disampaikan oleh orang lain kepada kita, sebaiknya kita langsung bertanya pada yang bersangkutan untuk memastikan informasi yang paling benar. 


Banyak persahabatan berakhir akibat informasi yang disengaja atau tidak, berubah atau diubah, dan pihak yang menerima informasi tidak melakukan klarifikasi. 


Bagaimana menurut Anda?

UJIAN PRAKTIK KOLABORATIF MAPEL MATEMATIKA PEMINATAN DAN FISIKA

"LAKSANAKAN UJIAN PRAKTIK INI DENGAN PENUH RASA KEGEMBIRAAN DAN SUKA CITA KARENA NILAI UJIAN PRAKTIK INI AKAN DIGUNAKAN SEBAGAI SALAH SATU SYARAT KELULUSAN "


UJIAN PRAKTIK KELAS XII MIPA

 SMA NEGERI 1 GRINGSING TAHUN PELAJARAN 2022 / 2023

KOLABORATIF MATA PELAJARAN MATEMATIKA PEMINATAN DAN FISIKA

 

 

MENAKSIR KETINGGIAN SUATU OBJEK MENGGUNAKAN ALAT KLINOMETER


    A. Pengertian Klinometer

Klinometer merupakan alat sederhana yang digunakan untuk mengukur sudut elevasi yang dibentuk antara garis datar dengan sebuah garis yang menghubungkan sebuah titik pada garis datar tersebut dengan titik puncak (ujung) suatu obyek. Pada terapannya, alat ini dapat digunakan pada pekerjaan pengukuran tinggi (atau panjang) suatu obyek dengan memanfaatkan sudut elevasi. Klinometer dapat dibuat sendiri dengan menggunakan prinsip pendulum. Pendulum adalah bandul atau pemberat yang bergantung pada seutas tali atau gantungan yang relatif panjang. Adapun cara membuatnya adalah sebagai berikut: (1) potonglah pipa PVC dengan panjang ± 40 cm, (2) gabungkan busur derajat dengan pipa PVC tadi, dan (3) beri seutas tali yang sudah diberi bandul atau pemberat pada busur derajat.

     

B.  Bagian-bagian Klinometer

Seperti instrumen lain pada umumnya, klinometer mempunyai bagian-bagian yang masing-masing memiliki fungsi dan kegunaan. Secara umum, bagian-bagian dari klinometer seperti terlihat pada gambar berikut :


Keterangan:


  1. Pipa pengintai digunakan untuk membidik suatu objek yang ada di langit dengan      bagian datar dari busur derajat.
  2. Bandul digunakan sebagai pemberat, sehingga tali akan selalu terentang dan  mengarah ke bawah.
  3. Busur derajat digunakan sebagai komponen dari klinometer untuk mengukur besar     kemiringan.


LANGKAH - LANGKAH YANG DILAKUKAN SISWA UNTUK MELAKSANAKAN UJIAN PRAKTIK SEBAGAI BERIKUT :

  1. Membentuk kelompok terdiri dari 5 - 6 siswa per kelompok

  2. Membuat 1 buah alat klinometer sederhana untuk dikumpulkan ( dilakukan secara kelompok)
    Cara membuat klinometer sederhana bisa dilihat melalui link video berikut ini :








1.. 3. Tiap siswa mempraktikan cara menggunakan alat klinometer untuk menghitung (menaksir) ketinggian objek ( seperti tiang, gedung atau pohon )

    Untuk menghitung ketinggian objek kalian membutuhkan data-data berikut 
  • Pilih objek yang akan ditaksir ketinggiannya ( bisa tiang, pohon atau Gedung)
  • Jarak antara siswa yang mengukur dengan objek yang akan ditaksir ketinggiannya (menggunakan meteran)
  • Ketinggian dari tanah sampai ke mata siswa yang menggunakan klinometer  (menggunakan meteran)
  • Mengukur sudut elevasi ujung atas objek yang akan ditaksir ketinggiannya (menggunakan klinometer)
2. 4. Dengan menggunakan rumus tangen tiap siswa menghitung (menaksir) ketinggian objek dari data yang diperoleh

Cara mengunakan klinometer dan menghitung (menaksir) dapat dipelajari melalui vidio berikut






 5.Tiap siswa mendokumentasikan semua kegiatan pada langkah 3 dan 4 dalam sebuah video dan diupoad di youtube

6. Tiap siswa membuat laporan semua kegiatan dalam bentuk format yang sudah ditentukan di bawah ini




1.      7. Klinometer yang dibuat secara kelompok dikumpulkan secara langsung, sedangkan Vidio (dalam bentuk link youtube)  dan laporan yang dibuat tiap siswa pada langkah 5 dan 6 dikumpulkan dengan cara mengupload file melalui link form (akan disediakan kemudian) paling lambat tanggal ..... Februari 2023

Pentingnya Mengajarkan Computational Thinking di Sekolah Indonesia

 


 Berpikir komputasional (Computational Thinking) adalah metode menyelesaikan persoalan dengan menerapkan teknik ilmu komputer (informatika).
Mengapa Computational Thinking Penting Diajarkan?

Berpikir/pemikiran komputasi adalah teknik pemecahan masalah yang sangat luas wilayah penerapannya, bukan hanya untuk menyelesaikan masalah seputar ilmu komputer saja, melainkan juga untuk menyelesaikan berbagai masalah di dalam kehidupan sehari-hari. Dengan teknik ini para siswa akan belajar bagaimana berpikir secara terstruktur, seperti halnya ketika para software engineer menganalisa kebutuhan dan merencanakan pengembangan software.
Teknik berpikir Computional Thinking sebagai sebuah pendekatan sangat penting dikuasai para siswa untuk membantu mereka menstrukturisasi penyelesaian masalah yang rumit. Dimana kecakapan complex problem solving dan berpikir kritis ini merupakan dua keahlian terpenting yang diperlukan pada masa mendatang menurut World Economic Forum. Dengan menguasai kecakapan ini maka para siswa akan lebih siap dalam bertahan dan bersaing di masa mendatang, di era dimana akan hilangnya beberapa profesi yang ada dan era dimana muncul profesi baru.

Computational Thinking dapat digunakan sebagai alat untuk memecahkan masalah yang besar dan komplek.
Computational Thinking terdiri dari 4 bagian:
1. Penguraian(Decomposition)
Memecah masalah yang besar/komplek menjadi masalah yang lebih kecil dan bisa kita kerjakan.
2. Memahami Pola(Pattern Recognition)
Analisa dan cari hal yang berulang.
3. Desain Algoritma(Algorithm Design)
Buat langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah-masalah yang sudah dipecah kecil-kecil berdasarkan dari pola-pola yang ditemukan.
4. Abtraksi(Abstraction)
Pisahkan/buang bagian dari masalah yang tidak dibutuhkan dan buat satu solusi yang bisa dipakai untuk menyelesaikan masalah lain yang serupa.
Video berikut adalah salah satu contoh penerapan Computational Thinking: